Lagu Kompak – Makna lagu Serat Penjajah yang dibawakan Cantika Adella menghadirkan gambaran kuat tentang realitas penderitaan sosial yang dialami rakyat kecil. Sejak bait awal, lagu ini membawa pendengar menyelami suasana ketertindasan, kemiskinan, serta luka kolektif akibat keserakahan dan kekuasaan yang menindas. Melalui lirik berbahasa Jawa dan Arab, pesan lagu ini tidak hanya bersifat kritik sosial, tetapi juga sarat nilai spiritual yang memberi arah dan penguatan batin.
Arti dan Lirik dan Makna Lagu Serat Penjajah – Cantika Adella, Gambaran Penindasan dan Jeritan Rakyat Kecil
Makna lagu dalam Serat Penjajah banyak bertumpu pada penggambaran kehidupan kaum lemah yang kehilangan hak dasar mereka. Lirik Jawa menggambarkan rakyat kecil yang hidup serba kekurangan, sandang dan pangan terbatas, serta dipaksa bekerja keras demi kepentingan segelintir pihak. Gambaran tentang penderitaan perempuan dan laki laki yang sama sama menjadi korban menunjukkan bahwa ketidakadilan tidak pandang bulu.
Makna lagu ini semakin kuat ketika lirik menyinggung tentang kerja paksa, pengorbanan keluarga, dan penderitaan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Rakyat kecil digambarkan harus merelakan sanak saudara dan tetangga demi memenuhi tuntutan penguasa. Di sini, makna lagu menjadi simbol jeritan kolektif atas sistem yang tidak berpihak pada kemanusiaan.
Selain itu, lagu ini juga memotret keserakahan sebagai akar masalah. Harta dan kekuasaan menjadi pusat konflik, sementara nilai kemanusiaan terpinggirkan. Makna lagu tersebut menyoroti bagaimana kerakusan membuat orang kehilangan empati, sehingga penindasan dianggap hal biasa. Kritik sosial ini disampaikan secara lugas namun tetap puitis, sehingga pesan terasa kuat tanpa harus berteriak.
Pesan Spiritual sebagai Cahaya Harapan
Di tengah gambaran kelam tentang penindasan, makna lagu Serat Penjajah tidak berhenti pada keluhan semata. Penggalan lirik berbahasa Arab menghadirkan dimensi spiritual yang menjadi penyeimbang. Kalimat kalimat tersebut menggambarkan ajaran luhur yang tidak lekang oleh waktu, menjadi obat bagi penyakit batin, serta cahaya penuntun saat hati diliputi kebingungan.
Makna lagu pada bagian ini menegaskan bahwa keimanan dan nilai spiritual memiliki peran penting dalam menghadapi penderitaan hidup. Ketika dunia terasa tidak adil, ajaran suci menjadi pegangan yang menenangkan jiwa. Lagu ini menyiratkan bahwa kekuatan batin dapat tumbuh dari keyakinan, bahkan ketika kondisi lahiriah penuh keterbatasan.
Perpaduan lirik Jawa dan Arab memperkaya makna lagu karena menyatukan realitas sosial dengan dimensi keagamaan. Pesan yang muncul bukan hanya tentang melawan penindasan secara fisik, tetapi juga tentang menjaga hati agar tidak larut dalam keputusasaan. Dalam konteks ini, makna lagu menjadi refleksi tentang keteguhan iman di tengah tekanan hidup.
Lirik Lagu Serat Penjajah – Cantika Adella
كلام قديم لا يمل سماعه
تنزه عن قول وفعل ونية
به أشتفي من كل داء ونوره
دليل لقلبي عند جهلي وحيرتي
Kawulo cilik podo nelongso
Sandang pangan dikurangi
Kaum wanito diperkoso
Kaum prio podo disikso
Akeh uwong kerjo pekso
Ngorbanake sanak bateh lan tonggo
Soko wong jowo kang ngatong bondo
Sebab edan marang bondo
كلام قديم لا يمل سماعه
تنزه عن قول وفعل ونية
به أشتفي من كل داء ونوره
دليل لقلبي عند جهلي وحيرتي
Kawulo cilik suwal kadud
Suwal kadud goni puniko
Agemane saben wengi
Saben wengi lan saben rino
Kukur kukur sambat sabendino
Sebab srakahe panggede
Podo mikir weteng dewe
Podo nracak sak karepe dewe
كلام قديم لا يمل سماعه
تنزه عن قول وفعل ونية
به أشتفي من كل داء ونوره
دليل لقلبي عند جهلي وحيرتي
Podo sambat podo gletak
Podo ngatang tanpo nyowo
Separan paran
Podo nangis
Podo nangis ra nduwe bondo
Tegal sawah tinandur kapas
Tinandur kapas penjajah negoro
Rojo koyo di rampoki
Dibegali antek e londo
كلام قديم لا يمل سماعه
تنزه عن قول وفعل ونية
به أشتفي من كل داء ونوره
دليل لقلبي عند جهلي وحيرتي
كلام قديم لا يمل سماعه
تنزه عن قول وفعل ونية
به أشتفي من كل داء ونوره
دليل لقلبي عند جهلي وحيرتي
Penutup
Secara keseluruhan, makna lagu Serat Penjajah karya Cantika Adella menghadirkan kritik sosial yang tajam sekaligus pesan religius yang menenangkan. Lagu ini menggambarkan penderitaan rakyat kecil akibat ketidakadilan dan penjajahan, namun juga menawarkan harapan melalui nilai spiritual dan keimanan. Makna lagu tersebut mengajak pendengar untuk lebih peka terhadap realitas sosial, sekaligus mengingatkan bahwa di tengah kesengsaraan, ajaran luhur dan keyakinan dapat menjadi sumber kekuatan untuk bertahan dan terus melangkah.