Makna lagu ini berbicara tentang pembongkaran mitos mengenai manusia, moralitas, dan identitas yang selama ini dianggap mutlak. Liriknya secara konsisten menolak label seperti orang baik, orang jahat, orang kuat, orang lemah, atau orang benar. Semua sebutan itu dipatahkan dan digantikan dengan satu kesimpulan besar bahwa manusia pada dasarnya hanyalah daging dan darah. Makna lagu ini menekankan bahwa manusia bukanlah simbol moral yang sempurna, melainkan makhluk rapuh yang dibentuk oleh naluri, ketakutan, dan pilihan hidup.
Sejak awal, makna lagu memperlihatkan kritik terhadap konstruksi sosial tentang maskulinitas dan kekuatan. Orang bijak menutup mulut, orang gila mengepalkan tangan, orang muda memperlihatkan usianya, dan hakim menamai sesuatu sebagai dosa. Semua gambaran ini menunjukkan bahwa penilaian manusia sering kali bersifat sempit dan diwariskan tanpa dipertanyakan. Makna lagu menyoroti bagaimana sejak kecil manusia diajarkan untuk menahan emosi, terutama kesedihan. Tangisan dianggap lemah, bahkan seorang ayah yang menangis tidak pernah terlihat karena budaya mengajarkan bahwa kekuatan harus selalu tampak keras dan dingin.
Arti dan Makna Lagu Wiseman – Jxmesthabaptist (jrthabaptist) James Carmicheal
Makna lagu kemudian bergerak pada penyangkalan terhadap konsep absolut tentang kebaikan dan kejahatan. Tidak ada orang jahat sejati, tidak ada orang baik sejati, dan tidak ada manusia yang benar sepenuhnya. Semua klaim moral itu runtuh ketika dihadapkan pada kenyataan bahwa manusia selalu memiliki sisi gelap dan sisi rapuh. Dalam makna lagu ini, kekuatan dan kelemahan bukanlah identitas tetap, melainkan kondisi yang silih berganti. Tidak ada manusia yang abadi, tidak ada yang sepenuhnya kuat, karena pada akhirnya semua akan kembali pada tubuh yang fana.
Ungkapan tentang ibu yang akan bangga menjadi pusat emosional dalam makna lagu. Kalimat ini terdengar seperti pujian, tetapi justru sarat ironi. Makna lagu mempertanyakan apakah semua tindakan yang dilakukan benar benar pantas dibanggakan, atau hanya pembenaran ego atas pilihan hidup yang merusak. Sosok ibu dihadirkan sebagai simbol nurani dan nilai awal yang murni, sebelum manusia dirusak oleh ambisi, kekerasan, dan keinginan untuk berkuasa. Makna lagu menyiratkan jarak antara nilai kemanusiaan yang diajarkan dan realitas tindakan yang dijalani.
Gambaran tentang binatang buas yang merayap, mati, lalu dagingnya dimakan burung gagak memperkuat makna lagu tentang kefanaan dan siklus alam. Tidak ada keagungan abadi dalam kekerasan atau dominasi. Bahkan makhluk yang paling ditakuti pun akhirnya menjadi tulang belulang. Makna lagu ini menyentil kesombongan manusia yang merasa berkuasa, padahal pada akhirnya tetap tunduk pada kematian dan waktu. Mengubur hasil perbuatan sendiri menjadi simbol tanggung jawab yang tidak bisa dihindari.
Makna lagu juga mengangkat sisi evolusioner manusia. Primata yang menajamkan alat untuk bertahan hidup menggambarkan bahwa kekerasan dan persaingan bukan hal baru. Namun, di tengah naluri bertahan hidup itu, muncul pertanyaan tentang fungsi hati dan paru paru, seolah mempertanyakan apakah manusia hanya diciptakan untuk bertahan, atau juga untuk merasakan. Makna lagu menegaskan penolakan untuk menumpulkan diri demi menyesuaikan dengan sistem yang menindas, bahkan jika konsekuensinya adalah penderitaan.
Lirik Lagu Wiseman – Jxmesthabaptist (jrthabaptist) James Carmicheal
Wiseman closes mouth
Madman closes fist
Young man shows his age
Judge man named it sin
Bad man don’t exist, no
No evil man exists
Good man don’t exist, no
No righteous man exists
Sad man cannot cry
In place where man can see
Never witnessed father weep
This old man thought it weak
But strong man don’t exist
No undying man exists
Weak man don’t exist, no
Just flesh and blood exists
But your mother would be proud of you
I bet your mother would be proud of you
The beast will crawl this earth
Then fall in the dirt to feed the crows
They’ll rip apart his flesh
‘Til all that’s left is glorious bone
So you’ll bury your own
Too vain
You saw it unfold
What you know
And you claimed all you could hold
Until death did you part from the mess you made
I bet your mother would be proud of you
I bet your mother would be proud of you
Primate sharpens tool
To survive and thrive in the jungle
Maybe hearts were made to pump blood
Maybe lungs were made for flood
I won’t blunt my blade for cut these chains
Rather let my limbs be dragged through mud
You’re my brother but your eyes are cold
You’re my sister but your womb is bare
I bet our mother would be proud of you (you, you, you)
I bet our mother would be proud of you
(Our mother would be proud)
Bad man don’t exist
No evil man exists
I know good man don’t exist
No righteous man exists
Strong man don’t exist
No undying man exists
Weak man don’t exist
No, just flesh and blood exists
You, you, you
You, you
Ooh
I bet your mother would be proud, ohh
I bet your mother would be proud, ooh
Akhir Kata
Relasi persaudaraan yang dingin dan rahim yang kosong mencerminkan keterputusan emosional dan kehampaan batin. Makna lagu ini menyoroti bagaimana manusia bisa memiliki hubungan darah tetapi kehilangan empati. Semua kembali pada satu kesimpulan besar bahwa di balik semua label, manusia hanyalah makhluk rapuh yang mencoba bertahan hidup.
Secara keseluruhan, makna lagu ini adalah refleksi tajam tentang kemanusiaan. Lagu ini mengajak pendengar untuk melepaskan ilusi moral yang kaku dan menghadapi kenyataan bahwa manusia tidak sempurna. Dengan memahami keterbatasan itu, makna lagu mendorong kesadaran diri, tanggung jawab, dan kerendahan hati dalam menjalani hidup.