https://lagu.kompak.or.id/ – Makna lagu ini menggambarkan kesedihan mendalam seseorang yang harus menghadapi kehilangan orang yang sangat dicintainya. Sejak bait awal, lirik “sa ceritakan pada bintang bintang” menunjukkan upaya tokoh lirik mencari tempat untuk menumpahkan perasaan, karena tidak lagi memiliki sosok yang dulu menjadi tempat berbagi. Bintang bintang menjadi simbol kesunyian malam sekaligus saksi bisu dari kerinduan dan luka yang tidak terucap. Malam panjang menggambarkan waktu yang berjalan lambat dan terasa berat ketika seseorang harus menanggung rasa kehilangan seorang diri.
Makna Lagu JAUH KO PERGI (SA CERITAKAN PADA BINTANG BINTANG)
Makna lagu berkembang pada pengakuan bahwa sosok yang dicintai telah benar benar pergi. Tidak ada lagi panggilan sayang, tidak ada lagi kehadiran yang memberi kehangatan. Hilangnya suara dan kebiasaan kecil tersebut menandakan perubahan besar dalam hidup tokoh lirik. Kehilangan ini bukan sekadar perpisahan biasa, melainkan kehancuran emosional yang menyisakan kekosongan. Harapan untuk memanggil dan mengajak pulang orang yang dicintai pun sirna, menandakan bahwa hubungan itu sudah tidak bisa diselamatkan.
Pada bagian berikutnya, makna lagu semakin terasa pilu ketika tokoh lirik mempertanyakan keberadaan pasangannya. Pertanyaan “ko ada di mana” dan “ko kemana” diulang berkali kali, menandakan kebingungan dan penolakan terhadap kenyataan. Ia tidak hanya kehilangan secara fisik, tetapi juga kehilangan arah hidup. Rasa sakit yang dirasakan bukan hanya karena ditinggalkan, melainkan karena tidak adanya kejelasan dan jawaban atas perpisahan tersebut.
Makna lagu juga menyoroti rasa sepi yang mendalam. Ungkapan tentang menangis di bawah gerhana menggambarkan suasana gelap dan suram, seolah dunia ikut meredup bersama perasaan tokoh lirik. Gerhana dapat dimaknai sebagai simbol tertutupnya cahaya harapan, di mana kebahagiaan terasa jauh dan sulit dijangkau. Kesepian ini semakin diperkuat dengan pengakuan bahwa dirinya ditinggalkan merana, tanpa pegangan emosional yang dulu dimiliki.
Dalam lirik “tra perlu lagi ko tanya sa bahagia kemana,” makna lagu menunjukkan kekecewaan dan kepasrahan. Tokoh lirik tidak lagi ingin ditanya tentang kebahagiaan, karena sumber kebahagiaannya justru adalah orang yang telah menghancurkan dunianya. Sosok yang dulu dianggap sebagai karunia, ternyata menjadi penyebab utama luka dan kehancuran batin. Ini menggambarkan konflik emosional antara rasa cinta yang besar dan kenyataan pahit bahwa cinta tersebut membawa penderitaan.
Makna lagu semakin kuat saat tokoh lirik menyadari bahwa hubungan yang telah dirangkai dengan penuh perjuangan tidak sampai pada akhir yang diharapkan. Ada usaha, pengorbanan, dan harapan untuk bersama, namun semua itu kalah oleh takdir. Takdir di sini dimaknai sebagai keadaan yang berada di luar kendali, memaksa perpisahan meski cinta masih ada. Kesadaran ini menimbulkan rasa hancur dan luka yang mendalam, karena kehilangan bukan terjadi akibat kurangnya usaha, melainkan karena keadaan yang tidak berpihak.
Lirik Lagu JAUH KO PERGI (SA CERITAKAN PADA BINTANG BINTANG)
Sa ceritakan pada bintang bintang
Ko su hilang di malam panjang
Su tarada lagi yang panggil sa sayang
Niat panggil ko pulang sirna
Senyuman manismu sisakan nama
Su terlalu jauh berkelana
Sa sakit ko ada di mana
Ko kemana
Sa sakit ko ada di mana
Ko su jauh ko su kemana
Kas tinggal sa sepi merana
Sa menangis di bawa gerhana
Tra perlu lagi ko tanya
Sa bahagia kemana
Ko yang bikin hancur semuanya
Ko yang sa anggap karunia
Ternyata ko yang hancurkan sa dunia
Sa ceritakan pada bintang bintang
Ko su hilang di malam panjang
Su tarada lagi yang panggil sa sayang
Niat panggil ko pulang sirna
Senyuman manismu sisakan nama
Su terlalu jauh berkelana
Sa sakit ko ada di mana
Ko kemana
Sehancur ini sa dunia
Sa setelah harus kehilangan dia
Sosok wanita yang sangat sa cinta
Peri dan anggun cantik jelita
Apa yang tong rangkai
Tra sampai pada akhir
Apa pun sa berjuang
Namun sa kalah dengan takdir
Karna ko..
Sa hancur ini semua
Karna ko..
Sa luka tanpa ko
Sebatas gambaran betapa
Sa kehilanganmu
Dulu sayang jadi rumah
Sekarang hanya sebagai tamu
Sa ceritakan pada bintang bintang
Ko su hilang di malam panjang
Su tarada lagi yang panggil sa sayang
Niat panggil ko pulang sirna
Senyuman manismu sisakan nama
Su terlalu jauh berkelana
Sa sakit ko ada di mana
Ko kemana
Akhir Kata
Bagian lirik yang menyebut sosok wanita sebagai peri yang anggun dan cantik jelita menunjukkan betapa tingginya penghargaan dan cinta tokoh lirik terhadap pasangannya. Ia melihat pasangannya sebagai sosok istimewa, hampir sempurna. Oleh karena itu, kehilangan tersebut terasa semakin menyakitkan, karena yang pergi bukan sekadar pasangan, tetapi juga mimpi dan masa depan yang telah dibayangkan bersama.
Makna lagu ditutup dengan refleksi paling menyentuh, ketika tokoh lirik mengatakan bahwa dulu sang kekasih adalah rumah, namun kini hanya menjadi tamu. Rumah melambangkan tempat pulang, rasa aman, dan kebersamaan. Perubahan status ini menegaskan betapa drastisnya pergeseran hubungan mereka. Secara keseluruhan, lagu ini menyampaikan makna tentang kehilangan, kerinduan, dan kehancuran batin akibat perpisahan yang tidak diinginkan, serta perjuangan menerima kenyataan bahwa orang yang paling dicintai tidak lagi menjadi bagian dari hidup.