Makna lagu I Don’t Wanna Love You Anymore dari LANY berangkat dari suasana batin seseorang yang baru saja kehilangan hubungan yang pernah sangat berarti. Liriknya tidak langsung berbicara tentang pertengkaran besar atau konflik dramatis, melainkan menghadirkan detail-detail sederhana yang justru terasa lebih menyakitkan. Kamar tidur, sprei, cahaya lampu yang redup, hingga kenangan perjalanan bersama menjadi simbol memori yang masih tertinggal. Makna lagu ini menunjukkan bahwa perpisahan sering kali paling terasa melalui hal-hal kecil yang dulu dianggap biasa, tetapi kini berubah menjadi pengingat akan kehilangan.
Tokoh dalam lagu digambarkan berada pada fase awal setelah ditinggalkan, ketika emosi belum sepenuhnya meledak, tetapi mulai terpendam. Tangisan yang baru muncul setelah beberapa minggu menandakan bahwa ia membutuhkan waktu untuk benar-benar menyadari apa yang telah terjadi. Di titik ini, makna lagu menyoroti keterlambatan emosi, yakni kondisi ketika perasaan sedih tidak langsung muncul, melainkan datang perlahan seiring kesadaran bahwa kebersamaan itu benar-benar berakhir.
Arti dan Makna Lagu I Don’t Wanna Love You Anymore – LANY, Usaha Melepaskan Perasaan yang Masih Ada
Bagian pre-chorus dan chorus memperjelas makna lagu sebagai bentuk dialog batin. Tokoh lirik berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa satu-satunya cara untuk melewati rasa sakit adalah dengan menerima kenyataan bahwa sang kekasih tidak akan kembali. Kalimat “I don’t wanna love you anymore” bukan sekadar pernyataan tegas, melainkan usaha berulang untuk melatih hati agar berhenti berharap. Makna lagu ini terletak pada kontradiksi tersebut, antara keinginan untuk berhenti mencintai dan kenyataan bahwa perasaan itu masih ada.
Secara emosional, lagu ini menggambarkan fase penyangkalan yang halus. Tokoh lirik tidak membenci, tidak menyalahkan, tetapi juga tidak sanggup terus bertahan dalam harapan kosong. Makna lagu di bagian ini menunjukkan bahwa melepaskan cinta bukanlah proses instan, melainkan keputusan yang harus diulang-ulang agar bisa dipercaya oleh diri sendiri.
Kenangan, Rindu, dan Kesadaran Diri
Pada bagian verse berikutnya, makna lagu semakin diperdalam melalui simbol surat yang pernah ditinggalkan. Surat tersebut mewakili perasaan yang pernah disampaikan dengan tulus, namun kini hanya menjadi benda mati yang keberadaannya pun tidak lagi pasti. Keraguan apakah surat itu masih disimpan atau tidak mencerminkan ketidakpastian posisi tokoh lirik di hati mantan pasangannya. Makna lagu ini menegaskan perasaan tidak lagi menjadi prioritas, meskipun kenangan masih hidup di satu sisi.
Bridge lagu memperlihatkan konflik batin yang paling jujur. Keinginan untuk sekadar berbicara bertabrakan dengan kesadaran bahwa perasaan itu sudah tidak seimbang. Makna lagu pada bagian ini menekankan kedewasaan emosional, yaitu kemampuan menahan diri demi melindungi diri sendiri dari luka yang lebih dalam. Menyadari bahwa hati orang lain sudah tidak terlibat menjadi titik balik yang menyakitkan, tetapi penting.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, makna lagu I Don’t Wanna Love You Anymore menggambarkan perjalanan menerima perpisahan dengan cara yang sunyi dan personal. Lagu ini tidak menawarkan solusi cepat, tetapi menghadirkan kejujuran emosional tentang rasa rindu, penyesalan, dan kelelahan hati. Makna lagu ini juga menunjukkan bahwa berhenti mencintai sering kali bukan karena perasaan itu hilang, melainkan karena seseorang harus memilih untuk bertahan hidup secara emosional.
Pada akhirnya, lagu ini berbicara tentang proses pemulihan yang belum selesai. Tokoh lirik masih terluka, namun sudah mulai menyadari bahwa mencintai sendirian hanya akan memperpanjang rasa sakit. Dengan nada yang melankolis dan lirik yang reflektif, makna lagu ini terasa dekat bagi siapa pun yang pernah mencoba melepaskan seseorang yang masih dicintai, bukan karena ingin, tetapi karena harus.