cool hit counter

Makna Lirik Lagu SEROJA – Putri Chantika

mara Januari 12, 2026

Daftar Isi

https://lagu.kompak.or.id/ – Makna lagu ini dapat dipahami sebagai gambaran simbolik tentang masa remaja, kepolosan, dan cara memandang cinta serta kehidupan dengan sikap yang sederhana. Melalui metafora bunga seroja, lagu ini menghadirkan citra keindahan yang tumbuh di tengah ketenangan, sekaligus melambangkan sosok remaja yang masih bersih, lugu, dan belum banyak tersentuh oleh kerumitan dunia. Bunga seroja yang disusun dan dipetik bersama menjadi simbol proses menikmati masa muda dengan kebersamaan, tanpa ambisi berlebihan atau keinginan untuk menonjolkan diri.

Tokoh putri remaja dalam lagu digambarkan sebagai sosok yang elok dan layak dihargai, namun tidak untuk dimanja secara berlebihan. Kalimat seperti “apa yang perlu dimanja” dan “sekadar saja” menegaskan pesan tentang keseimbangan. Lagu ini seolah mengingatkan bahwa perhatian, pujian, dan kasih sayang memang penting, tetapi harus diberikan secara wajar agar tidak berubah menjadi sikap memanjakan yang justru merusak pertumbuhan pribadi. Keindahan dan kebahagiaan tidak perlu dipamerkan atau dibesar besarkan, cukup dijaga dan dihargai dengan sederhana.

Bagian lirik yang mempertanyakan asmara, seperti “mengapa kau berenang” dan “janganlah engkau percaya dengan asmara”, dapat dimaknai sebagai nasihat atau peringatan. Berenang di sini bisa diartikan sebagai menyelam terlalu dalam ke dalam perasaan cinta. Lagu ini tidak secara mutlak menolak cinta, tetapi mengajak untuk berhati hati dalam mempercayainya. Remaja sering kali mudah larut dalam perasaan, sehingga pesan ini menjadi refleksi agar tidak sepenuhnya menggantungkan diri pada janji asmara atau kata kata manis yang belum tentu nyata.

Lirik Lagu SEROJA – Putri Chantika viral Tiktok

[Musik]
[Tepuk tangan]

Hari menyusun bunga seroja
Bunga seroja, hiasan sanggup
Putri remaja, remaja yang putih
Apa yang perlu dimanja
Jangan dimakan cahaya
Pujalah ia, oh saja
Sekadar saja

[Musik]

Mengapa kau berenang, mengapa
Engkau percaya dengan asmara
Janganlah engkau percaya dengan aku

[Musik]

Mari bersama, oh adik memetik bunga
Mari bersama, oh adik memetik bunga
Bunga seroja

[Musik]

Bahagia putri remaja
Rupa yang elok dimanja
Jangan dimenanjak
Pujalah ia, oh saja
Sekadar saja

[Musik]
[Tepuk tangan]

Mari menyusun hiasan sanggup
Putri remaja, remaja
Apa yang dirimu dimanja
Jangan dibaca
Pujalah ia, oh saja
Sekadar saja

[Musik]

Mengapa kau berenang, mengapa
Janganlah engkau percaya dengan asmara
Janganlah engkau percaya dengan asmara

[Musik]

Sekarang bukan bermenolong
Mari bersama
Oh adik memetik bunga
Mari bersama, oh adik memetiknya
Bunga seroja

[Musik]

Bahagia putri remaja
Dimanja jangan dimanja
Pujalah ia, oh saja
Sekadar saja

[Musik]

Akhir Kata

Ajakan “mari bersama” yang berulang ulang memperkuat nilai kebersamaan dan persahabatan. Lagu ini menempatkan kebahagiaan bukan pada hubungan romantis semata, melainkan pada aktivitas sederhana yang dilakukan bersama, seperti memetik bunga. Kebersamaan tersebut menciptakan rasa bahagia yang lebih stabil dan aman, dibandingkan cinta yang penuh ketidakpastian. Dalam konteks ini, persahabatan dan rasa rukun menjadi fondasi utama dalam menjalani masa muda.

Nuansa lagu yang berulang, sederhana, dan nyaris seperti nyanyian rakyat juga memberi kesan bahwa pesan yang disampaikan bersifat universal dan turun temurun. Nasihat untuk tidak berlebihan, tidak mudah percaya pada asmara, serta menikmati kebahagiaan secara wajar merupakan nilai yang relevan lintas generasi. Lagu ini seolah berbicara dengan nada lembut, bukan menggurui, melainkan mengajak pendengar untuk merenung.

Secara keseluruhan, makna lagu ini menekankan pentingnya kesederhanaan, kehati hatian dalam cinta, serta penghargaan terhadap masa remaja sebagai fase yang indah namun rapuh. Bunga seroja menjadi lambang keindahan yang tumbuh tenang, sementara pengulangan frasa “sekadar saja” menggarisbawahi pesan utama bahwa kebahagiaan sejati sering kali hadir dalam bentuk yang paling sederhana, tanpa perlu dilebih lebihkan.

Mara Christy

Aku adalah penulis dan penikmat lagu yang memiliki ketertarikan mendalam pada lirik dan pesan emosional di balik setiap karya musik. Ia fokus menerjemahkan lagu ke dalam arti dan makna yang lebih luas, tidak hanya secara harfiah, tetapi juga dari sisi perasaan, konteks, dan pengalaman hidup yang melatarinya. Melalui tulisan, penulis berusaha membantu pembaca memahami pesan tersembunyi dalam lirik lagu serta menjadikannya lebih relevan dengan kehidupan sehari hari. Dengan pendekatan bahasa yang mudah dipahami dan reflektif, setiap ulasan diharapkan dapat memperkaya sudut pandang pendengar dalam menikmati musik secara lebih mendalam.

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

You cannot copy content of this page